Komunikasi PLC

Diposting pada

Komunikasi PLC

Modul  Ekstensi

Jumlah I/O PLC dapat ditambahkan seberapa banyak dibutuhkan, dengan menempatkan I/O tambahan pada sistem sambungan pada jalur ekstensi.
Pada setiap modul yang ditambahkan dapat berisi ekstensi dari baris input dan output-nya.
Modul ekstensi bisa memiliki sifat input maupun output yang berbeda, pada controler PLC. Pada saat terdapat banyak I/O yang dibutuhkan terletak cukup jauh dari unit PLC, maka solusi ekonomi-nya adalah menggunakan modul I/O dan menggunakan kabel untuk menghubungkannya, jarak jauh ke unit PLC.

Remote Koneksi I/O

Karena banyak I/O tambahan yang terletak cukup jauh dari unit PLC, maka dibutuhkan data Modul I/O dari unit lain.

Kabel

Kabel Twister-pair biasanya dimasukkan ke dalam pipa baja. Kabel coaxial adalah memiliki tingkat daya tinggi dalam mentransmisikan data dan tidak memerlukan pelindung conduit.

Serat Optik memiliki keuntungan tahan terhadap noise, ukuran kecil dan fleksibel.

Komunikasi Paralel

Apa yang dimaksud komunikasi paralel ? Komunikasi paralel adalah saat semua bit konstituen kata secara bersamaan dikirimkan melalui kabel paralel.
Hal ini memungkinkan data yang ditransmisikan dalam jarak pendek pada kecepatan tinggi. Dapat digunakan saat menghubungkan alat-alat laboratorium untuk sistem.

Standar Paralel

Paling banyak digunakan untuk komunikasi paralel pada IEEE-488, yang disebut sebagai General Purpose Instrument Bus (GBIB). Komunikasi data paralel dapat berjalan antara pendengar, pembicara dan pengontrol. Terdiri dari 24 line; 8 data (dua arah), 5 status dan kontrol, 3 handshaking dan 8 ground line.
Komunikasi PLC

Komunikasi Serial

Yang dimaksud komunikasi serial adalah ketika data ditransmisikan satu bit pada satu waktu. Sebuah data harus dipisahkan ke dalam bit penyusunnya untuk transmisi dan kemudian disusun kembali menjadi bahasa saat menerima.
Komunikasi serial digunakan untuk transmisi data jarak jauh. Dapat juga digunakan untuk komunikasi antara PLC dengan Komputer.

Standar Serial

Penggunaan RS232 adalah metode yang sering di gunakan pada PLC untuk komunikasi dengan perangkat eksternal. Dengan menggunakan kabel RS 232 yang merupakan kabel komunikasi. Ini juga termasuk pada aplikasi SCADA.
Standar lainnya adalah RS422 dan RS423,  seperti pada RS232 meskipun keduanya lebih memiliki daya transmisi yang lebih tinggi dengan jarak kabel yang lebih panjang.
Ada dua jenis RS232, yaitu:

  • DTE, yaitu Data Terminal Equipment, Contoh umumnya seperti pada komputer.
  • DCE, yaitu Data Communication Equipment, contoh pemakaian pada modem.

Jadi PLC bisa menggunakan DTE maupun DCE.

ASCII

ASCII adalah human-readable to computer-readable translation code. (setiap huruf / angka diterjemahkan ke 1’s dan 0’s. Ini adalah kode 7-bit, sehingga kita bisa menerjemahkan 128 karakter (2^7 adalah 128)

Protokol

Protokol diperlukan untuk melakukan kontrol aliran data antara dua perangkat sehingga apa yang merupakan pesan dan bagaimana komunikasi itu harus dimulai dan diakhiri, didefinisikan. Inilah yang disebut protokol.
Satu perangkat harus menunjukkan kepada perangkat yang lain pada saat memulai dan menghentikan pengiriman data.
Interkoneksi yang kompleks dari beberapa perangkat dapat menimbulkan masalah terutama masalah kompatibilitas.
Untuk memfasilitasi komunikasi antara perangkat yang berbeda International Standard Organization (ISO) pada tahun 1979 merancang model yang akan digunakan untuk standarisasi pada Open System Interconnection (OSI).
Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork
(Visited 108 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *