Memahami bagian Rupture Disk dan fungsinya

Diposting pada

Bagian Rupture Disk

Rupture Disk terdiri dari diapragma tipis yang dipasang diantara flange. Disk yang dimaksud dalam desain adalah untuk pecah (bursting) dan merelief tekanan dalam batas toleransi yang ditentukan oleh code.

Rupture Disk banyak digunakan pada Gas Processing Plant, yang dipasang pada Up Sream dari Safety Valve dengan tujuan untuk mengurangi kebocoran-kebocoran kecil dan perlindungan terhadap korosi dari valve.

Ruangan diantara Rupture Disk dan Safety Valve dilengkapi dengan Pressure Gauge agar dapat memonitor tekanan pada ruang tersebut.

Monitor tekanan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi Rupture Disk, sudah pecah atau masih baik.
Memahami bagian Rupture Disk dan fungsinya

Suatu Rupture Disk dengan rating tinggi yang dipasang paralel / terpisah terhadap Safety Valve akan berfungsi sebagai ” Secondary Relief Valve”.

Keuntungan menggunakan Rupture Disk

Keuntungan yang didapat dalam pemakaian Rupture Disk antara lain adalah:
  1. Sesuai bila digunakan untuk fluida kental, slurries, dimana pemakaian Safety Valve dianggap tidak praktis.
  2. Berfungsi sebagai Explosion Protector.
  3. Sangat ekonomis, terutama jika harus digunakan materi al alloy yang cukup mahal.
  4. Terdapat bermacam-macam ukuran dan variasi material.
  5. Tidak akan terjadi kebocoran kecuali terdapat kerusakan atau sudah pecah.
  6. Dapat digunakan untuk tekanan tinggi sebatas range Safety Valve Pressure.
  7. Sangat sesuai sebagai  ” Secondary Reliefing Device”, dipasang paralel.
  8. Apabila dipasang pada Up Stream akan berfungsi sebagai pelindung material terhadap korosi, sehingga memungkinkan digunakan Safety Valve yang tidak terlalu mahal.
  9. Pemasangan pada blow down stream akan melindungi material pada sistem Discharge terhadap korosi.

Kerugian menggunakan Rupture Disk

Selain beberapa keuntungan menggunakan Rupture Disk, tentunya juga memiliki kerugian atau kekurangan yang antara lain adalah:
  1. Terjadi kehilangan banyak material berharga jika terjadi kerusakan atau pecah.
  2. Diperlukan ” Process Down Time” untuk melakukan penggantian Rupture Disk.
  3. Tidak mungkin di set mendekati Operating Pressure, terutama jika pressure-nya “cyclic”.
  4. Dalam banyak penggunaan ” Life Expentancy “ pendek.
  5. Ketepatan ” accuracy “ tidak bagus dibandingkan dengan Relief Valve.

Demikian pembahasan tentang bagian-bagian Rupture Disk termasuk keuntungan dan kerugian dalam penggunaannya.

Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork
(Visited 142 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *