Prinsip kerja Process Control System Separator

Diposting pada

Prinsip Kerja Process Control ~ Fluida dari sumur masuk ke separator melalui Shutdown Valve (SDV), kemudian didalam separator terjadi pemisahan antara gas, minyak dan air.

Faktor Pokok Yang Harus Dikontrol Pada Separator

Ada dua faktor pokok yang harus dikontrol pada separator, yaitu:

1. Pressure / tekanan,
2. Level/ permukaan cairan.

Prinsip Kerja Process Control System Separator

Prinsip Kerja Process Control

Bila semua dalam keadaan normal, artinya tekanan dari level di separator sesuai dengan yang dikehendaki, maka tiap-tiap diapragma dari 3-way valve mendapat tekanan sebesar 20Psi dari masing-masing switch dan ESD sehingga ada hubungan antara “common” dan “NC”.

Apabila PCV tidak bekerja dengan baik, misalnya “stuck closed”, maka tekanan di separator akan naik terus.

Dan apabila tekanan telah mencapai “setting high” dari PSHL (misal 200Psi), maka output pressure dari PSHL akan hilang (0Psi), sehingga common dari “NO” dari 3-way valve yang terakhir akan terbuang.

Ini akan menyebabkan suplai yang menuju ke SDV terbuang pula, sehingga SDV akan menutup. Kejadian yang sama akan terjadi bila tekanan di separator turun terus sehingga mencapai “setting low” dari PSHL.

Dengan prinsip kerja yang sama SDV akan tertutup bila terjadi level yang tinggi/rendah dari ESD.

Dengan tertutupnya ESD yang berarti gas/udara yang valve tersebut terbuang ini akan mengoperasikan “electrical pressure switch” yang biasanya dihubungkan ke alarm panel sehingga alarm berbunyi dan operator jaga dengan segera dapat mengetahui keadaan darurat ini.

Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork

(Visited 28 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *