Pressure / Tekanan Pada Process Control System Separator

Diposting pada

Tekanan Pada Process Control

Tekanan Pada Process Control ~ di separator harus dijaga agar supaya sesuai dengan yang dikehendaki. Untuk mengatur tekanan separator ini memakai “pressure control” dan “pressure control valve” (PCV), dimana yang diatur adalah keluarnya gas dari separator.

Pengaturan tekanan ini tidakboleh terlalu rendah atau terlalu tinggi, sebab akan dapat mempengaruhi hasil pemisahan fluida.

Bila tekanan terlalu tinggi, maka gas yang terpisah menjadi sedikit sehingga masih banyak gas yang terikut dalam cairan.

Sebaliknya bila tekanan terlalu rendah maka ada kemungkinan cairan terikut dalam gas.

Tekanan Pada Process Control

Control Valve Fail Open

Control valve yang dipakai dalam keadaan darurat ini adalah FO (fail open), artinya dalam keadaan darurat dengan tiadanya gas / air supplyyang mengoperasikannya control valve ini akan terbuka, sehingga tekanan yang berlebihan (over pressure) akan terbuang (release).

Untuk mencegah terjadinya tekanan yang berlebihan atau tekanan yang terlalu rendah di dalam separator, maka di dalam separator dipasang alat instrument yang disebut “Pressure Switch” atau “Pressure Switch Hi & Low” (PSHL).

Pada gambar di jelaskan shutdown system di separator dengan menggunakan 3-way valve.  

Keterangan gambar:

  • FC= Failure ClosedFO= Failure Open
  • LT= Level Transmitter
  • LIC= Level Indicator Control
  • PIC= Pressure Indicator Control
  • SDV= Shutdown Valve
  • LSHH= Level Switch High High
  • LSLL= Level Switch Low Low
  • PSHH= Pressure Switch High High
  • PSLL= Pressure Switch Low Low

Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork

(Visited 105 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *