Membahas Process Control System

Diposting pada

Process Control System

Process Control System ~ Fluida dari sumur masuk ke Separator melalui SDV( Shutdown Valve). Kemudian didalam separator ini terjadi pemisahan antara gas , minyak dan air.

Ada dua hal yang harus di kontrol pada separator adalah:

Pressure / Tekanan

Pressure di Separator harus dijaga agar supaya sesuai dengan yang dikehendaki. Untuk mengatur tekanan Separator ini memakai Pressure Control dan Pressure Control Valve (PCV).

Dimana yang diatur adalah keluarnya gas dari Separator. Pengukuran tekanan ini tidak boleh terlalu rendah atau tinggi sebab akan dapat mempengaruhi hasil pemisahan fluida.

Process Control System

Bila tekanan terlalu tinggi maka gas yang terpisah menjadi sedikit sehingga masih banyak gas yang terikut dalam cairan. Sebaliknya bila tekanan terlalu rendah maka kemungkinan cairan terikut dalam gas.

Control Valve dalam keadaan darurat ini di pakai FO ( Fail Open) artinya dalam keadaan darurat dengan tiadanya gas / air supply yang mengoperasikannya maka Control Valve ini akan terbuka. Sehingga tekanan yang berlebihan ( Over Pressure ).

Untuk mencegah terjadinya tekanan yang berlebihan atau-pun kerendahan di dalam Separator, dipasang suatu alat Instrumentasi yang di sebut ” Pressure Switch” atau PSHL ( Pressure Switch HI & Low )

Level / Permukaan Cairan

Ada dua macam permukaan cairan yang di kontrol yaitu permukaan air dan permukaan cairan minyak. Di beberapa station yang tidak ada fasilitas pembuangan air ( Debutator ), maka yang di kontrol hanyalah permukaan cairan campuran antara minyak dan gas.

Disini pengatuiran level-pun sama dengan pengaturan tekanan dimana tidak boleh terlalu rendah maupun terlalu tinggi.

Level disini diatur memakai Level Controller ( baik minyk maupun air ) dan Level Control Valve (LCL ) yang mempunyai action FC ( Fail Closed ) yang artinya bila terjadi keadaan darurat dimana gas bertekanan habis maka Control Valve tersebut akan tertutup sehingga cairan didalam Separator masih ada.

Pengaturan level cairan biasanya di tengah-tengah dari Separator. Bila pengaturan level terlalu rendah maka ada kemungkinan gas masuk ke saluran cairan sehingga mengakibatkan kesalahan pembacaan hasil dari Fluida di Meter.

Sedangkan apabila pengaturan level terlalu tinggi maka cairan akan masuk ke saluran gas dan ini sangat berbahaya apabila gasnya langsung terbakar.
Untuk mencegah terjadinya ini mka di pasang LSH ( Level Switch High ) dan LSL ( Level Switch Low ).

Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork

(Visited 44 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *