Single Loop Controller

Diposting pada

Tentang Single Loop Controller

Pembahasan Single Loop Controller feedback control loop dan Proses Capasity, Resistance dan Transportation Time

Feedback Control Loop

Feed back control loop dapat dalam keadaan stabil atau tidak stabil. Feed back control loop dikatakan stabil bila harga control variablenya stabil atau non-cycle value atau tidak berisolasi. Jadi harga control variablenya konstan.

Disini kita akan melihat , kapan dan mengapa suatu control loop itu stabil dan tidak stabil. Kita tahu bahwa dalam automatic control loop atau feed back control loop terdiri dari rangkaian :  

Pengubah energi, measurement component, comparation, corection dari controller dan reaction dari controller yang terus menerus dari suatu close loop process.

Dalam close loop tadi component yang mudah berubah/ atau dapat dirubah adalah :  

Prosesnya dan controllernya, sehingga baik proses maupu controllernya dapat memperlambat perubahan energinya.

Untuk menerangkan stabilitas pada suatu control loop, dapat dilihat seperti dibawah ini.

Single Loop Controller

Pada control diatas, signal output di feed backkan (atau di catu balik) oleh controller ke inputnya. Koreksi terhadap input, selalu harus kebalikkan dari outputnya.

Sebagai contoh:

Bila output bertambah maka koreksiterhadap inputnya harus pada dimana akan menyebabkan output akan turun.

Jadi koreksi terhadap inputnya harus bersifat negatif jika dibanding dengan outputnya.

Sehingga dikatakan:

Signal outputnya di feed back dengan arah untuk mengubah input negatif terhadap outputnya.

Ini dikatakan bahwa input berbeda phase: 180 derajat atau negatif feed back.

Proses Capasity, Resistance dan Transportation Time

Seperti diketahui, proses capasity, resistance dan transportation time, menyebabkan perbedaan phase negatif atau lag (ketinggalan/tertinggal) antara proses output dan inputnya.

Bila perbedaan phase dari suet proses control menyebabkan 360 derajat, maka dikatakan positive feed back, jadi proses output dicatu balik sephase dengan proses inputnya.

Bila energi ditambahkan pada loop control tersebut sama dengan yang dipakai, dikatakan gain dari loop=1.

Bila energi yang ditambahkan > dari yang digunakan, maka gain loop > 1. Perbedaan phase dan gain, bisa digunakan untuk mengukur kestabilan dari suatu controlled loop.

Suet control loop dikatakan stabil, bila gain dari loop itu <1 dan jika frekuensi oscilasi dari loop itu (seluruhnya) memberi beda phase 360 derajat.

Bila gain =>1 dan total beda phase seluruh loop yang dari frequency oscilation itu +360 derajat, adalah stabil.

Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork

(Visited 32 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *